About Me

Wednesday, December 25, 2013

BENALU



Sering kali aku merasa kesal, marah, dan tidak terima dengan apa yang mereka katakan. Setiap cercaan, hinaan, cacian, dan berbagai kata merendahkan yang keluar dari bibir itu. Saat mereka dengan manis mendekat, sebenarnya aku sadar itu hanya karena mereka ingin meminta bantuan, dukungan, ataupun keuntungan yang di dapatkan dari aku. Ingin rasanya aku meludah di hadapan mereka semua, tapi aku sadar… itu tidak akan menyelesaikan masalah, dan itu menandakan bahwa aku sama dengan mereka. Akupun tak ingin demikian.
Walaupun dengan jelas setiap harinya mereka sering mencela seseorang yang mereka anggap lebih rendah dari mereka. Apakah mereka sadar? Bahwa terkadang orang yang mereka cela menyempatkan hati dan lidahnya untuk berdoa kepada Tuhan. Sama seperti aku, saat dia mencelaku dengan kata – kata yang pedas namun tak nyata.
Apa yang aku lakukan? Hanya terdiam mendengar apa yang dia katakan sampai dia terdiam, lalu aku berdoa “ Ya Allah…. Buat hati ini sabar dan semoga aku bisa berhasil kelak”. Aku memang bukan anak yang bisa hidup bebas, aku juga berbeda mungkin, tapi aku senang seperti ini, setidaknya aku berusaha untuk bekerja sendiri tanpa menjadi ‘benalu’ untuk orang lain. Hmm selama ini aku membuktikan bahwa tingginya kata – kata yang mereka ucapkan tidak sesuai kenyataan.
Aku harus terus berusaha menjadi lebih baik, dan membuktikan. Sungguh…. Aku amat kesal, aku marah, sampai menangis mendengar semua itu… yang seakan akan menganggap aku tak mampu. Aku ingin ‘kalian’ mampu untuk menghargai seseorang bukan karena dia dapat memberikan keuntungan! Bodoh. Apa kalian tidak takut dengan doa – doa yang terucap setelah kalian mengatakan hal itu, dan tidak semua orang mampu menahan kalimat kasar yang kalian ucapkan. Bukan orang di sekeliling kalian yang harus memahami sifat dan sikap burukmu tapi kamu yang seharusnya menyesuaikan dengan lingkungan. Maaf kedewasaan ini membuat aku memiliki pola fikir yang berbeda.


~To Benalu~

No comments:

Post a Comment