Sejuta warna dan sejuta cerita...
Mengenang masa lalu yang kelam itu...
Kondisi dimana kau sulit tersenyum disaat semua orang tertawa...
Membawamu menjadi seseorang yang jauh lebih kuat...
Tapi seberapa jauh kekuatan itu mampu menahanmu untuk tetap bertahan?
Bertahan saat kesakitan yang lebih dalam....
Apakah kau semakin kuat atau justru akan meruntuhkan segalanya...
Dan hancur....
Apakah kau mampu melihat adanya cahaya kehidupan yang nyata?
Lelahkah?
Kesakitan itu memang nyata dan sangat terasa...
Monday, March 3, 2014
Sunday, February 23, 2014
Aku Punya Cara Sendiri
Dulu sebelum ada dia aku memang merasa sendiri....
Dulu sebelum ada dia aku merasa harus menyelesaikan semuannya sendiri...
Dulu sebelum ada dia aku tidak pernah merasa senyaman ini....
Dulu sebelum ada dia tidak ada yang menemaniku setiap waktu....
Tapi sebelum ada dia aku merasa lebih bebas....
Tapi sebelum ada dia aku merasa lebih leluasa....
Tapi sebelum ada dia aku mampu lebih fokus untuk menggapai mimpi itu....
Dan sebelum ada dia aku selalu menghabiskan waktu untuk kalian :)
Aku ingin tetap mendapatkan apa yang dulu aku rasakan itu tapi tetap bersama dia....
Maaf Tuhan jika aku selalu meminta lebih.... Maaf :(
Dulu sebelum ada dia aku merasa harus menyelesaikan semuannya sendiri...
Dulu sebelum ada dia aku tidak pernah merasa senyaman ini....
Dulu sebelum ada dia tidak ada yang menemaniku setiap waktu....
Tapi sebelum ada dia aku merasa lebih bebas....
Tapi sebelum ada dia aku merasa lebih leluasa....
Tapi sebelum ada dia aku mampu lebih fokus untuk menggapai mimpi itu....
Dan sebelum ada dia aku selalu menghabiskan waktu untuk kalian :)
Aku ingin tetap mendapatkan apa yang dulu aku rasakan itu tapi tetap bersama dia....
Maaf Tuhan jika aku selalu meminta lebih.... Maaf :(
Tuesday, December 31, 2013
New Year :)
Tahun ini begitu
berwarna.Tahun 2013. Tahun yang sangat aku rasakan sedari awal. Tahun baru saat
itu. Hujan lelah mencari jalan untuk pulang. Bersama kedua orang yang aku
sayang. Mencari jalan untuk merasakan sedikit kebahagiaan. Tahun ini aku
merasakan perjuangan saat bekerja di bmt. Sangat luarbiasa. Semua tercatat di
buku itu. Lalu aku terperangkap di suatu tempat yang bisa dikatakan cukup tidak
menyenangkan. Bersama sahabatku dan orang itu. Selama 2 bulan aku berada di
sana.
Aku mengikuti OESN bersama kedua sahabatku.
Itu juga penuh perjuangan. Sangat aku rasakan. Tangisan. Kekecewaan. Sungguh
aku dan mereka merasa sangat kecewa dengan hasil yang kami dapatkan. Aku
berusaha bangkit. Saat pulang aku sangat mengingat kejadian itu. Makanan
tumpah. Dan salah satu sahabatku mengikuti lomba yang sama saat aku kelas 1.
Tapi sama nasibnya dengan OESN. Ahh ada apa sebenarnya. Saat penerimaan laporan
hasil belajar kala itu. Nilai yang aku miliki jauh turun.
Akhirnya aku memasuki fase
kelas 3. Bulan semakin membaik tahun ini. Masalah demi masalah dapat
terselesaikan. Terus semua itu berjalan. Aku berusaha meminimalisir ucapan
meminta tolong. Dan aku mulai belajar memahami apa itu arti kedewasaan. Aku
terus belajar untuk berlapang dada dan fokus dalam penyelesaian bukan
penyesalan. Aku bertemu dengan seseorang yang mampu membantuku untuk tetap
semangat dalam kondisi apapun dan tetep yakin bahwa aku mampu dan memiliki
kemampuan. Walaupun pada awalnya aku tidak pernah menyangka akan hal ini.
Tapi atmosfir itu semakin
aku rasakan. Dan saat waktunya tepat aku akan mengakui semuannya. Dia ada saat
aku membutuhkannya, setia walau dalam ketidak jujuran. Aku faham memang tak ada
manusia yang sempurna. Tapi dia sudah berusaha membuat aku merasakan
kebahagiaan dan aku menyukainnya. Aku dapat menggapai apa yang aku harapkan.
AKu juga mempu memiliki apa yang aku inginkan. Terimakasih ya Allah atas semua
ini. Tahun yang sangat menguras jiwa raga jasmani bagi ku. Sangat luarbiasa.
Aku harap setiap usaha yang aku lakukan tahun ini dapat membuat aku bertahan
dan melangkah maju di tahun tahun selanjutnya.
Selamat
Tahun Baru
Wednesday, December 25, 2013
BENALU
Sering kali aku merasa kesal,
marah, dan tidak terima dengan apa yang mereka katakan. Setiap cercaan, hinaan,
cacian, dan berbagai kata merendahkan yang keluar dari bibir itu. Saat mereka
dengan manis mendekat, sebenarnya aku sadar itu hanya karena mereka ingin
meminta bantuan, dukungan, ataupun keuntungan yang di dapatkan dari aku. Ingin
rasanya aku meludah di hadapan mereka semua, tapi aku sadar… itu tidak akan
menyelesaikan masalah, dan itu menandakan bahwa aku sama dengan mereka. Akupun
tak ingin demikian.
Walaupun dengan jelas setiap
harinya mereka sering mencela seseorang yang mereka anggap lebih rendah dari
mereka. Apakah mereka sadar? Bahwa terkadang orang yang mereka cela
menyempatkan hati dan lidahnya untuk berdoa kepada Tuhan. Sama seperti aku, saat
dia mencelaku dengan kata – kata yang pedas namun tak nyata.
Apa yang aku lakukan? Hanya
terdiam mendengar apa yang dia katakan sampai dia terdiam, lalu aku berdoa “ Ya
Allah…. Buat hati ini sabar dan semoga aku bisa berhasil kelak”. Aku memang
bukan anak yang bisa hidup bebas, aku juga berbeda mungkin, tapi aku senang
seperti ini, setidaknya aku berusaha untuk bekerja sendiri tanpa menjadi
‘benalu’ untuk orang lain. Hmm selama ini aku membuktikan bahwa tingginya kata
– kata yang mereka ucapkan tidak sesuai kenyataan.
Aku harus terus berusaha menjadi
lebih baik, dan membuktikan. Sungguh…. Aku amat kesal, aku marah, sampai
menangis mendengar semua itu… yang seakan akan menganggap aku tak mampu. Aku
ingin ‘kalian’ mampu untuk menghargai seseorang bukan karena dia dapat
memberikan keuntungan! Bodoh. Apa kalian tidak takut dengan doa – doa yang
terucap setelah kalian mengatakan hal itu, dan tidak semua orang mampu menahan
kalimat kasar yang kalian ucapkan. Bukan orang di sekeliling kalian yang harus
memahami sifat dan sikap burukmu tapi kamu yang seharusnya menyesuaikan dengan
lingkungan. Maaf kedewasaan ini membuat aku memiliki pola fikir yang berbeda.
~To
Benalu~
Monday, December 2, 2013
Hari ini 2 Desember 2013
Hari ini 2 Desember 2013…. Banyak hal yang aku
dapat dari peristiwa yang aku alami hari ini. Hari ini adalah awal TKM di
sekolah, untuk hari pertama cukup sukses, yaa setidaknya sesuai dengan usaha
yang aku lakukan. Hari ini Sagita ulang tahun dan pas pagi tadi Sagita dapet
kado dari Reza. So sweetnya mereka :3
Hari ini harus belajar untuk ulangan
besok dan materinya cukup luas, bisa di bilang besok itu matapelajaran yang
rumit buat aku. Hari ini Angel kesel karena aku pulang ga pamit, sebenernya aku
udah ngajak mereka pulang tapi mereka sibuk ngobrol ya udah aku pulang bilang
sama Selma aja, aku pulang bareng Teguh. Dan pas pulang sekolah harusnya aku ke
kelurahan untuk ngambil berkas SKCK yang kemaren belum sempet diambil. Tapi ga
jadi karena aku rasa materi Akuntansi Keuangannya banyak dan yaa lupa hehehe.
Nah akhirnya karena ngerasa susah, aku minta belajar bareng sama Sagita dan
kata Sagita ya udah dateng aja kerumah dia. Pas perjalanan ke rumah Sagita aku
lupa jalan dan daripada nyasar jadi aku buntutin angkot aja hehehe, ehh
ternyata angkotnya ga sampe lewat rumah Sagita, puter balik deh hehehe untung
aja ketemu fuhhh…. Dan aku sama Sagita ngerjain paket 1 dan 2 tapi sambil
ketawa – ketawa wkwkwk karena ada yang spesial di paket 2 spm yang dari Pak
Jul. Sampe sekitar jam 4 aku di rumah Sagita, tapi aku bĂȘte soalnya masih belum
bisa faham 100% ahhh sudahlahh….
Banyak banget yang ada di fikiran, selalu
serbasalah ahh bĂȘte deh pokoknya ga bakalan masuk otak kalo belajar, dan
akhirnya aku nelfon Teguh minta dia untuk ke taman. Pas sampe di taman awalnya
bingung mau ngapain ehh tapi pas udah ketemu mah ada aja yang di bahas, hahaha
pas awalnya itu aku masih kesel sama persoalan tentang yang lagi hangat –
hangatnya. Aku aniaya Teguh hohoho aku cubitin, aku pukulin, aku cakarin
wahahaha (ga separah yang kalian fikirin) tapi dia malah ketawa – ketawa ya
jadi ikut ketawa wahahaha kayanya dia udah mulai ketularan gila -__- uhh
mantab!
Hahaha Tadi si Teguh nyoba untuk narik bangku taman yang besi aduhh
duhh haahaha terus tadi dia juga lagi ketawa aku foto dan itu ekspresinya kocak
banget, ehh waktu aku lemes ketawa gara – gara foto itu dia ambil hp aku terus
fotonya di hapus dehh -__- wahaha terus ada niat untuk join sama orang yang
lagi main basket, tapi ga jadi aduh gajelas sumpah wahaha. Aku ngajak Teguh jajan
. Kita beli pempek dan itu sambelnya banyakk banget :9 mantabss hahaha kita makan berdua, sama
beli minum. Waktu aku mau minum kuah pempeknya eh tumpah ke kerudung, baju, dan
celana -__- aku di ketawain sama Teguh aduhh dibilang kaya anak SD -__- dasarr…
wkwk terus akhirnya kuah pempeknya kita minum pake sedotan dari the sisri yang
kita beli wahahaha aduh mulai ga waras ><’ nah Teguh nawarin untuk beli
pempek lagi, tapi aku ga mau pengen liat jajanan yang lain, dan ternyata kita Cuma
muterin taman doang ga beli apa – apa, dan pas lagi muterin taman ada Ibu sama
anaknya lagi main petak umpet, waktu anaknya ketawa, aku ikutin ketawanya
wahahaha eh ibunya denger terus ngeliat aku sambil senyum aduhh malu nyooo…..
sampai akhirnya kita pulang hampir magrib itu juga karena hujan.
Dan sekarang
sampe jam 19:25 aku belum belajar buat ulangan besok :D baru nemu mood buat
belajar sekarang tapi agak ngantuk juga sih hehehe, jadi pemecahan dari masalah
yang aku punya sekarang apa?
Yang jelas pilihan hidup aku sepenuhnya masih
ada di tangan aku, masa depan yang aku inginkan semua ada di tangan aku. Dan
tentang orang – orang yang aku sayang di sekeliling aku biarkan mereka bahagia
karena aku, tapi mereka ga berhak untuk membuat hari – hari aku jadi
menyedihkan J
soo? Jalanin hidup senyaman mungkin….
“Jangan ikut campur dalam urusan orang lain
apalagi membuat kehidupan seseorang menjadi kacau selama orang itu tidak
merugikan kamu, berusaha meraih dan mempertahankan kebahagiaan, boleh membagi
kebahagiaan tapi jangan pernah merelakan seseorang mengusik kehidupanmu apalagi
kebahagiaanmu, tetap fokus kepada mimpi, berdoa, bangkit, buktikan, dan tersenyum”
Especially for you 05 :)
Subscribe to:
Posts (Atom)